Cerdik Memilih Reksadana Untuk Investor Pemula


Artikel dibuat oleh Dewi Rahmawati | 16 Okt 2021, 12:12 WIB

Hallo, friends! Di tahun 2021 ini kalian sudah memiliki kemajuan dalam bidang apa nih? Meski masih pandemi covid-19, friends tetep bisa memiliki pencapaian yang bagus lho. Khusus untuk friends yang masih bingung dengan reksadana sebagai investor pemula, kita akan bahas sedikit reksadana yang cocok untuk pemula, nih! Simak artikel ini yaa.


    Foto: idntimes.com


Penting loh friends investasi diusia muda, selain untuk menabung jangka panjang, investasi juga dapat membuat kita cermat dalam  mengatur keuangan. Jadi, daripada friends mengalokasikan uang untuk jajan ke abang cimol setiap hari, ada baiknya sedikit disisihkan untuk menabung yaa friends!

Reksadana adalah alternatif investasi untuk masyarakat pemodal, khususnya masyarakat yang tidak memiliki modal besar dan waktu yang banyak serta tidak memiliki pengetahuan cukup untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Dengan adanya reksadana, diharapkan meningkatkan pemodal lokal untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Reksadana dapat diartikan sebagai wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari pemodal selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Jenis-Jenis Reksadana

1. Reksadana Pasar Uang (Money Market Fund)

Jenis reksadana ini yang melakukan investasi pada pasar uang dengan masaj jatuh tempo kurang dari satu tahun. Tujuannya untuk memelihara likuiditas dan memiliki resiko paling rendah.

2. Reksadana Obligasi 

Jenis reksadaana yang menginvestasika sekurang-kurangnya 80% dari aktiva dalam bentuk utang atau obligasi. Tujuannya agar mendapat pengembalian yang stabil dan memiliki resiko menengah. 

3. Reksadana Saham (Equity Fund)

Reksadana yang menginvestasikan sekurang-kurangnya 80% dari jumlah aktivanya dalam bentuk efek atau ekuitas. Tujuannya untuk pertumbuhan saham dalam jangka panjang dan memiliki resiko paling tinggi daripada pasar uang dan obligasi serta memiliki pengembalian yang cukup tinggi.

4. Reksadana Campuran

Jenis reksadana yang mengalokasikan dengan menggabungkan saham, obligasi dan pasar uang. Tujuannya untuk pertumbuhan harga dan pendapatan, resiko reksadana campuran memiliki risiko dan potensi pengembalian yang lebih tinggi daripada reksadana obligasi.

Alasan Investasi Reksadana Cocok Untuk Pemula

1. Mudah Dicairkan

Reksadana mudah dicairkan kapan saja, banyak manajer investasi yang memungkinkan mencairkan secara daring dengan waktu yang cukup singkat sejak penarikan dana.

2. Modal Kecil

Alasan reksadana cocok untuk pemula dan generasi muda karena modalnya yang sangat terjangkau. Kini banyak investasi dengan modal awal Rp. 10.000 hingga Rp. 100.000 saja. Selanjutnya kita bisa menambah porsi investasi kita setiap bulan. sangat terjangkau kan, friends?

3. Mudah Dipantau

Kemajuan teknologi membuat kita mudah untuk memantau reksadana secara daring. Dimanapun friends berada, hanya dengan telepon genggam sudah dapat mengetahui informasi terbaru terkait reksadana kita.

4. Sudah Diversifikasi

Hanya dengan modal kecil, investasi kita sudah tersebar atau diversifikasi. diversifikasi merupakan cara untuk mengelola risiko.

Gimana, friends? Sudah tau mau memulai investasi dengan reksadana apa? Tetap rajin menabung yaa friends.

Comments