Filsafat Menurut Para Ahli
Nama : Dewi Rahmawati
Dosen : Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.PdFakultas Ilmu Komunikasi / Ilmu Komunikasi / Broadcasting / 2020
Filsafat Menurut Para Ahli
Ada beberapa pendapat para ahli tentang pengertian filsafat. Aristoteles, Imanuel Kant, Notonegoro, dan masih banyak lagi. Untuk lebih jelasnya simak beberapa pendapat para ahli berikut ini:
1. Menurut Aristoteles
Pengertian filsafat menurut Aristoteles adalah memiliki kewajiban untuk menyelidiki sebab dan asas segala benda. Dengan ini, filsafat bersifat ilmu umum sekali. Tugas mengenai penyelidikan tentang sebab telah dibagi sekarang oleh filsafat dengan ilmu.
2. Menurut Al-Kindi
Filsafat adalah pengetahuan benar mengenai hakikat segala yang ada sejauh mungkin bagi manusia. Beliau memberikan pengertian filsafat dikalangan umat Islam membagi filsafat itu dalam 3 hal lapangan ilmu, yaitu:
1. Fisika/al-ilmu al-tabiyyat, ilmu ini merupakan tingkatan terendah.
2. Matematika/al-ilmu al-riyadil, ilmu ini merupakan tingkatan tengah.
3. Ketuhanan/al-ilmu ar-rububiyyat, ilmu ini merupakan tingkatan tertinggi.
3. Menurut Johan Gotlich Fickte
Filsafat adalah ilmu dari ilmu-ilmu, yaitu ilmu umum yang menjadi dasar dari segala ilmu. Filsafat membicarakan seluruh dari bidang dan seluruh jenis ilmu untuk mencari kebenaran dari kenyataan.
4. Menurut Imanuel Kant
Filsafat adalah ilmu pengertahuan yang menjadi pokok dan pangkal dari segala pengetahuan didalamnya juga tercakup empat persoalan yaitu metafisika, etika agama dan juga antropologi. Yakni :
- Apakah yang dapat diketahui? Dan ini “dijawab oleh metafisika”.
- Apakah yang boleh dikerjakan? Dan ini “dijawab oleh etika”.
- Sampai dimana pengharapannya? Dan ini “dijawab oleh anthroposlogi”.
- Apakah yang dimaksud dengan manusia? Dan ini “dijawab oleh anthroposlogi”.
5. Menurut Paul Nartop
Filsafat adalah sebagai ilmu dasar hendak menentukan kesatuan pengetahuan menusia dengan menunjukkan dasar akhir yang sama dan juga yang memikul sekaliannya.
6. Menurut Bertrand Russel
Sebagai teologi , filsafat berisikan sebagai pemikir-pemikiran mengenai masalah-masalah yang pengetahuan definitive tentangnya, sampai sebegitu jauh, tidak bisa dipastikan. Namun seperti sains, filsafat lebih dapat menarik perhatian akal manusia daripada otoritas tradisi maupun otoritas wahyu.
7. Menurut Harold H. Titus
Pengertian filsafat dibagi menjadi 4, yaitu:
- Arti Filsafat adalah sekumpulan sikap dan juga kepercayaan terhadap kehidupan dan alam yang biasanya diterima secara tidak kritis. Filsafat adalah suatu proses kritik ataupun pemikiran terhadap suatu kepercayaan dan sikap yang dijunjung tinggi.
- Pengertian Filsafat adalah usaha untuk memperoleh suatu pandangan keseluruhan.
- Filsafat adalah sebuah analisis logis dari bahasa dan penjelasan tentang arti kata dan pengertian ( konsep ).
- Filsafat adalah sebuah kumpulan masalah yang mendapat perhatian manusia dan yang dicirikan jawabannya oleh para ahli filsafat.
8. Menurut John Dewey
Filsafat adalah haruslah dipandang sebagai suatu pengungkapan mengenai perjuangan manusia secara terus menerus dalam upaya melakukan penyesuaian berbagai tradisi yang membentuk budi manusia terhadap kecenderungan ilmiah dan cita-cita politik yang baru dan tidak sejalan dengan wewenang yang diakui.
9. Menurut Notonegoro
Pengertian filsafat adalah menelaah hal-hal yang dijadikan objeknya dari sudut intinya yang mutlak, yang tetap tidak berubah dan disebut hakekat.
10. Menurut Dr. M. J. Langeveld
Filsafat adalah sebagai ilmu kesatuan yang terdiri atas 3 lingkungan masalah : “masalah lingkungan, masalah keadaan (metafisika, manusia, alam dan juga seterusnya)”. Lingkungan masalah pengetahuan meliputi teori kebenaran, teori pengetahuan dan logika. Sedangkan lingkungan masalah nilai meliputi teori nilai etika, estetika, bernilai berdasarkan religi.
11. Menurut John Brubacher
Filsafat adalah berasal dari bahasa Yunani filos dan sofia. Yang berarti cinta kebijaksanaan ataupun belajar. Lebih dari itu dapat diartikan juga cinta belajar pada umumnya dalam proses pertumbuhan ilmu sains hanya terdapat dalam apa yang kita kenal dengan filsafat.
12. Menurut Darmodihardjo
Pengertian filsafat adalah sebagai pemikiran dalam usahanya mencari kebijakan dan kebenaran yang sedalam-dalamnya sampai ke akar-akarnya (radikal), teratur (sistematis) dan menyeluruh (universal).
Comments
Post a Comment